Postingan

Halo Blog!

Assalamualaikum, teman-teman.. Udah lama banget sih ngga nengokin blog ini, padahal udh banyak banget moment2 yang sebenernya bakal berharga banget untuk ditulis dan diabadikan di blog ini. Rencananya setelah ini penegn bisa rutin nulis, tentang apa aja, tapi khususnya keresahan-keresahan aku sehari-hari yang mana aku bakal mencoba menulis sejujur mungkin, seasli mungkin karena sebelum-sebelumnya aku nulis kadang masih mikir apa yang nanti orang lain akan pikirkan, tapi makin kesini rasanya sadar bahwa masing-masing orang punya porsi masalahnya sendiri-sendiri dan kalo ada orang yang sibuk komentari hidup kita dan anggap sebagai suatu keresahan, hidup orang tersebut ternyata cukup membosankan sampai2 butuh bahan untuk diresahkan meskipun itu gak berdampak apapun untuk hidup mereka. Kadang aku suka tiba-tiba kepikiran pengen nulis tentang ini itu, Tentang keluarga tau teman-teman terdekat aku, terlebih lagi tentang diri aku sendiri. Tapi kepikirannya suka tiba-tiba dan memang ga pas...

Takut Kills me

Hai teman-teman pagi ini aku mau cerita kalo beberapa hari ini aku gak nyentuh skripsi aku sama sekali yang mana aku kecewa sama diri aku sendiri tapi mau gimana buat pegang laptop aja aku takut luar biasa. Aku capek jadi takut karena semua ketakutan-ketakutan tak berarti itu muncul lagi, Astaughfirullahaladzim. Ya Allah berikan keteguhan hati kepada hamba.  Aku gak tahu harus gimana, aku capek bingung, aku capek takut dan nanti aku jadi aneh lagi. Aku benci diri aku yang selalu merasa aneh dengan diri aku sendiri. Aku capek, Aku cuma pengen percaya dan yakin kalo aku bisa lalui ini semua tapi rasanya semua support dan dukungan masih belum kuat untuk mengalahkan ketakutanku dan kegilaanku.  Aku takut jadi aneh dan jatuh lagi karena orang-orang tetap tidak akan memberikan aku pemakluman lagi setelah apa yang terjadi sebelumnya. aku takut, aku takut, aku takut. Ya Allah aku yakin apa yang aku lakukan tak akan sia-sia. Aku percaya tidak ada yang tidak mungkin bagi Mu. Alla...

Sorry berantakan karena pake google translate

Last night I got depressed again. I screamed and went crazy again. Not just screaming, I screamed endlessly, it was hard to breathe, it felt like I wanted to die because I could no longer breathe the air. My body twitched, continued to scream. and this morning I woke up feel weak again, just screaming again which made me feel smaller. That voice comin up again "You are stupid, you failed, you are embarrassing!" keep muttering unclear. the blows from my hands continued to hit my head and face. Depression is real, but nobody believes. I started again burying all the pain, which I knew accidentally revealed. Because no one knows what it feels like. Life feels useless. Life feels like a failure. the result was only my eyes and cheeks were red and bruised, I immediately knew it was the result of my own slap. self-destructive. maybe it's better to lie down and say I have cancer, rather than having to struggle with anxiety that kills but invicible.

Oplosan Dry Food Kucing - Review Pakan Kucing

Assalamualaikum teman-teman. Hari ini saya akan sedikit membagi tips mengenai pakan kucing khususnya dry food. Bagi kita yang sangat sibuk dan tidak sempat memberi real-food bagi kucing-kucing peliharaan kita solusi satu-satunya adalah memberi mereka dry food/ atau biskuit. Dari sekian banyak merek pakan yang tersedia di petshop tentu kalian sudah bis membedakan kelas-kelas mana saja jenis-jenis catfood tersebut. Sampai saat ini di rumah saya ada 5 ekor kucing yang pola makannya saya atur yaitu 2x makan dalam sehari, nah untuk menekan biaya kebutuhan kucing saya menerapkan sistem takar untuk pakan kucing-kucing saya. Kendala tersebsarnya adalah memilih merek pakan kucing yang murah tapi tetap bernutrisi bagi si kucing. Agak bernutrisi setidaknya :). Pemilihan merek catfood ini sudah melalui berbagai macam percobaan. Awalnya saat saya masih memiliki 1 kucing, saya memberi dia makan dengan Me-O Kitten karena referensinya adalah Me-O Kitten ini sangat bagus bagi pertumbuhan kucing ana...

Mengambang

Aku hanya ingin menikmati cintaku yang masih kekanakan ini. Cinta yang hanya merasa dengan hati, hanya rindu yang menjadi candu dan perhatian yang menjadi penawar. Selalu bertanya-tanya dan selalu khawatir. Gelisah yang timbul tenggelam bersama penantian kabar. Cinta yang masih jauh dari pandangan masa depan. Maaf kan aku yang seperti ini, yang selalu merindui perhatian lebih dan lebih lagi setiap harinya, memiliki hati yang rapuh ketika kau tiupkan angin penuh kebisuan dari mulutmu, pujian dan rayuan yang semakin tenggelam tak dapat menyeruak kembali. Karena kebungkaman mu semakin membunuh hati kecilku yang selalu saja penuh dengan harapan2 indah bersama mu. Air mata ku sudah di pelupuk mata, fikiranku kembali mencemooh hati yang selalu dilema. Sakit menangisi kesia-siaan yang akan terjadi, bersabar dan coba bertahan karena yakin akan ada jalan yang terbaik, atau malah semakin mati rasa dan enggan mengizinkan air mata mengalir untuk sebuah penyesalan.

Cinta Idaman

Cinta sejati yang kau inginkan akan berubah seiring usia. Apa yang kau cari dalam cinta akan selalu berubah. Mungkin dulu aku menginginkan dia, yang nyatanya bagaikan bintang yang hanya mampu memberiku kedipan indahnya, tapi sekeras apa pun usahaku untuk meraihnya tetap tak akan mampu aku untuk menggenggam hatinya. Lalu aku mencoba memberi tanganku pada dia yang telah ratusan kali berkata bahwa dia menyayangiku. Setiap hari aku berkata aku harus belajar untuk mencintai dia yang selalu memberiku janji2 manis penuh angan. Aku mencoba  menanamkan rasa itu, semakin hari semakin dalam namun tiba-tiba, hatiku terkoyak dan menangisi kepergian tanpa kata itu. Janji2 indah dari mulutnya dulu seolah berlomba untuk menusuk kepala dan hatiku, mereka bergumam, betapa bodohnya gadis ini, terlalu polos untuk mempercayai laki2 asing yang sekarang menhempaskan hatinya begitu rupa. Butuh berhari-hari lagi agar tangis sesalku berhenti. Aku kembali harus mengganti cinta idamanku. Entah harus segera ...

Unnamed feelings

I'm not consider, one side love is the actual love. Need to keep in mind that love is mutual. Two person holding on each other. If u doing it alone, it's just a feeling towards someone. Non describeable feelings, unnamed feelings. Just grey feeling for craving someone existence.